4 Fungsi Linier Bearing yang Harus Anda Ketahui

4 Fungsi Linier Bearing yang Harus Anda Ketahui

Bearing merupakan salah satu komponen mesin yang perlu dipehatikan. Namun bagi kalian yang sudah berkecimpung di dunia otomatif pasti sudah biasa mendengar kata bearing ini.

Bearing memiliki fungsi sebagai bantalan elemen mesin yang memiliki fungsi untuk membatasi gerak relative antara dua atau lebih komponen mesin, sehingga dapat bergerak pada arah yang diinginkan.

Contoh sederhana pada kehidupan sehari-hari penggunaan bearing adalah roda. Bearing pada roda sangat penting untuk diperhatikan. Jika tidak diperhatikan bearing pada roda bisa menghambat mesin yang bekerja karena lemahnya gaya gesek yang ada. Bearing pada roda merupakan alat yang penting untuk mengatur menjaga poros ban dan roda agar tidak mengalami gesekan.

Jenis bearing tentunya berbagai macam, bearing juga diproduksi dan didesain sedemikian rupa sehingga kegunaan dan jenisnya berbeda beda. Fungsi bearing ketika mesin berputar, mesin pun berjalan secara stabil. Banyak yang mengatakan bearing membantu perputaran roda agar lancar dengan mengurangi gesekan yang dapat menghambat putaran.

Maka perawatan terhadap bearing juga perlu dilakukan agar tidak menghambat kinerja mesin dan juga tidak mudah berkarat.

Banyak sekali contoh sederhana lain dalam linier bearing, seperti mesin kemasan, mesin medis, mesin cetak, mesin makanan, mesin tekstil, intrumen robot, dan otomotif.


Lalu bagaimana dengan fungsinya ? ada banyak sekali fungsi linier bearing, diantaranya sebagai berikut :

1. Dapat mengurangi kecacatan pada produk


Artinya secara tidak langsung linier bearing ini menjaga kualitas produk yang dihasilkan oleh mesin. Pemilik lebih hemat waktu dan bisa dengan menggunakan linier bearing karena dapat mengurangi produk yang cacat dan rusak. Produksi menjadi lancar dan lebih efisien karena dijamin tidak akan mengalami kerugian dalam proses bisnis dan tentunya tidak akan merugi.

2. Dapat disesuaikan dengan mesin produk


Dalam hal ini pemilik mesin dapat menyesuaikan bantalan dengan produk yang ingin dibuat. Jadi lebih efektif dn efisien bukan ? tidak perlu repot dalam hal mengganti bantalan atau bearing untuk mesin yang akan diproduksi. Pemiliki mesin cukup satu kali menyesuaikan produknya dengan mesin dan tentu akan mendapatkan produk dengan hasil maksimal dan kecepatan yang stabil.

3. Mengurangi setiap gesekan


Fungsi ini tentu sudah terlihat jelas dalam bearing sebagai bantalan. Bearing digunakan dalam hal bantalan ini akan membantu mengurangi setiap gesekan yang dianggal terlalu berlebihans ehigga hasil dari mesin yang digunakan akan tetap maksimal tanpa mengalami kebocoran sedikitpun. Tidak hanya linier bearing, semua jenis bearing memiliki fungsi yang sama yaitu mengurangi gesekan yang berlebihan.

4. Menjaga mesin agar selalu stabil


Sama dengan jenis bearing yang lain, linier bearing ini juga mempunyai fungsi agar meisn selalu stabil. Yang dimaksud stabil adalah kecepatan mesin dalam memproduksi. Pada mesin yang sudah disetting maka akan mengurangi gesekan yang ditimbulkan sehingga gerakan yang dihasilkan lebih konstan dan kecepatannya akan sama ataupun stabil. Mesin akan mulai mengalami perlambatan atau percepatan berarti ada yang bermasalah dengan bearing tersebut.

Jadi kita juga harus menjaga bearing agar tetap awet ya dengan cara tidak mengelap minyak alami dan mengisinya dengan minyak berlebih karena akan mempengaruhi gesekan yang akan terjadi selain itu bearing akan mudah berkawat. Jangan lupa untuk membeli produk bearing di toko terpercaya seperti logam makmur toko bearing harga murah kualitas tinggi. [*/red]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "4 Fungsi Linier Bearing yang Harus Anda Ketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel