5 Penyebab Utama Harga Properti Terus Naik

Dari tahun ke tahun harga properti terus naik. Bahkan ditengah kondisi ekonomi kurang menggembirakan pun, harga properti tetap terus mengalami kenaikan. Apa sebenarnya penyebabnya ? berikut ulasannya.


Dari tahun ke tahun harga properti terus naik. Bahkan ditengah kondisi ekonomi kurang menggembirakan pun, harga properti tetap terus mengalami kenaikan. Apa sebenarnya penyebabnya ? berikut ulasannya.


Harus diakui, belakangan banyak orang terjun kedunia properti. Alasannya sederhana, harga properti seiring waktu terus naik. Ini pula yang menjadi alasan mengapa orang banyak berinvestasi di sektor properti.

Dikutip dari laman rumah.com Properti Outlook 2018, paling tidak ada 5 penyebab utama harga properti terus naik.


1. Suplai Tanah Tak Pernah Meningkat


Kebutuhan terhadap tempat tinggal terus bertambah dari tahun ke tahun tanpa diimbangi suplai tanah di muka bumi. Bahkan trendnya cenderung berkurang. Inilah salah satu alasan mengapa harga properti selalu naik. Dalam hukum pasar, besarnya demand (permintaan) dibanding suplai mengakibatkan harga properti selalu naik.


2. Jumlah Penduduk Selalu Bertambah


Bertambahnya populasi manusia di bumi tanpa dibarengi perluasan tanah membuat harga properti terus naik dari tahun ke tahun. Begitu juga populasi di kota-kota besar di Indonesia.


3. Inflasi dan Efek Infrastruktur


Meski presentasenya berbeda-beda tetapi inflasi yang terjadi setiap tahun memengaruhi sektor-sektor lain seperti tingkat suku bunga. Pengaruh yang sama juga terjadi pada percepatan kredit pinjaman, harga-harga kebutuhan pokok, juga harga properti.

Contoh sederhana saja, harga lahan yang sudah dilewati jalan beraspal, harganya akan jauh lebih mahal dibanding lahan yang belum memiliki infrastruktur. Begitu juga harga lahan di pinggir jalan utama, nilainya bahkan bisa berkali lipat dibanding dengan harga lahan yang jauh di pelosok.


4. Naiknya Harga Material


Seperti harga-harga kebutuhan lain, inflasi juga turut menaikkan harga material bangunan. Mulai dari harga pasir, semen, batu bata, kayu, cat, dan lain-lain cenderung naik. Imbasnya, harga properti pun semakin mahal.

5. Tumbuhnya Kelas Menengah


Pertumbuhan kelas menangah tak bisa dipungkiri menjadi penyebab naiknya permintaan akan properti. Rata-rata mereka ini memiliki pendidikan yang baik dan penghasilan yang stabil.

Jika anggota kelas menengah ini berumah tangga, maka akan lahir keluarga dengan pendapatan yang stabil. Mereka ini disebut pasar potensial bagi properti. [red]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel