8 Cara Memutihkan Gigi Paling Alami, Efektif, Aman Tak Ada Efek Samping

Banyak cara memutihkan gigi. Namun cara berikut ini paling alami, efektif, aman dan tak ada efek samping bagi kesehatan.
Banyak cara memutihkan gigi. Namun cara berikut ini paling alami, efektif, aman dan tak ada efek samping bagi kesehatan.

BERI.WEB.ID - Senyum manis dengan gigi putih bersih tentu saja menarik perhatian. Tak heran, banyak orang berusaha dengan berbagai cara untuk mendapatkan gigi putih. Entah itu cara alami, hingga menggunakan bahan kimia dan teknologi yang belum tentu aman bagi kesehatan.

Nah, cara-cara berikut ini bisa anda coba di rumah. Cara memutihkan gigi paling alami, efektif, aman dan tak ada efek sampingnnya bagi kesehatan ini cukup ampuh memutihkan gigi.


1. Siwak


Bagi muslim sudah familiar dengan benda yang satu ini. Ya, siwak. Nabi SAW pun sangat menganjurkan muslim membersihkan gigi menggunakan siwak.

Siwak sejenis tumbuhan. Bagian batang siwak lah yang umumnya digunakan untuk membersihkan gigi. Siwak terbukti mampu menghambat perkembangan bakteri dan mengikis plak pada gigi. Siwak juga mampu menjaga agar gigi tidak berlubang.

Dahulu, penggunaan siwak biasanya cukup dengan cara mengunyah batang siwak. Ada pula dengan cara bagian ujung batang siwak ditumbuh hingga berbentuk serabut. Lalu bagian serabut itulah yang digosokan ke gigi.


2. Daun sirih


Pernah memperhatikan orang zaman dahulu yang umumnya "Nyirih" memiliki gigi yang kuat dan bersih ? Ya, sejak zaman dahulu Daun Sirih terbukti ampuh memutihkan gigi secara alami.

Daun sirih juga terbukti menguatkan gigi, menghentikan pendarahan gusi bahkan hingga menghilangkan bau mulut.

Untuk menggunakan daun sirih, anda cukup mengunyahnya saja atau merebusnya untuk kemudian dijadikan cairan untuk berkumur.


3. Daun salam


Daun bumbu dapur ini ternyata cukup efektif memutihkan gigi. Kandungan minyak atsiri, sitrat, tannin, flavonoid, vitamin A, B, C, D, Kalsium dan zat besi pada daun salam cukup ampuh memutihkan gigi secara alami.

Untuk menggunakannya, anda cukup menumbuk hingga halus daun salam, kemudian campurkan dengan air hingga berbentuk pasta. Lalu gunakan untuk bersikat gigi.


4. Kulit jeruk


Kandungan pektin dan minyak atsiri pada kulit jeruk juga mampu memutihkan gigi secara alami.

Untuk menggunakannya, keringkan kulit jeruk terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Kemudian tumbuh halus, tambahkan air lalu aduk hingga berbentuk pasta. Anda bisa gunakan pasta kulit jeruk tadi untuk sikat gigi seperti biasa.


5. Lemon


Rasa asam pada lemon ternyata bekerja sebagai alkali yang mengontrol pH dalam mulut tetap seimbang. Lemon juga dikenal sebagai antibakteri yang efektif mencegah bakteri penyebab gigi kuning.

Untuk menggunakannya, peras buah lemon ke dalam gelas yang berisi air hangat. Gunakan air itu untuk berkumur secara rutin tiga kali sehari agar bakteri hilang.

Atau anda juga bisa menggunakan air perasan buah lemon tadi dengan cara mencampurkannya dengan satu sendok teh garam. Aduk hingga berbentuk pasta, lalu gosokan pada gigi.


6. Stroberi


Kandungan Vitamin C dan Asam Malat pada stroberi berfungsi untuk mengikis noda pada gigi. Bukan itu saja, stroberi juga sangat bermanfaat mencegah sariawan atau gangguan organ yang diakibatkan kekurangan vitamin C.

Untuk menggunakannya, anda cukup menghaluskan buah stroberi lalu oleskan pada gigi.


7. Pinang


Kandungan Astringent dan Hemostatik dari zat tanin pada buah pinang dapat digunakan sebagai cara memutihkan gigi. Caranya, bakar buah pinang hingga hangus, lalu tumbuh halus. Oleskan pada gigi anda secara merata.


8. Arang


Belakangan arang semakin populer digunakan sebagai tambahan pada pasta gigi komersil. Kandungan alkali pada arang inilah yang mampu mengikis noda kuning pada gigi.

Untuk menggunakannya, tumbuh arang dari batok kelapa hingga halus. Kemudian diayak. Campurkan bubuk arang batok kelapa tadi dengan 1 sdm air lemon, aduk hingga berbentuk pasta. Nah pasta arang batok kelapa ini yang digunakan untuk menyikat gigi.

Demikian 8 Cara Memutihkan Gigi Paling Alami, Efektif, Aman Tak Ada Efek Samping. Ada baiknya anda konsultasi terlebih dahulu ke dokter gigi untuk memastikan semua anjuran benar-benar tepat dengan karakter gigi anda. Semoga bermanfaat. [red]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel